suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG – Pemerintah Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengisian data pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Kalidawe, Selasa (14/4/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Bimtek ini dihadiri Sekretaris Kecamatan Pucanglaban Wiji Nugroho, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumanto, pendamping kecamatan, pendamping desa, seluruh sekretaris desa dan bendahara desa se-Kecamatan Pucanglaban, serta pengelola operasional (PO) BUMDes se-Kecamatan Pucanglaban.
Acara dibuka oleh Sekretaris Desa Kalidawe, Hendri Gunawan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Sekretaris Kecamatan Pucanglaban, Wiji Nugroho. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis terkait tata cara pengisian data pemeringkatan sebagai instrumen evaluasi kinerja BUMDes yang terukur dan transparan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengelola BUMDes mampu memahami proses pengisian data secara benar, sehingga hasil pemeringkatan dapat mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Memasuki sesi inti, bimtek diisi oleh Kasi PMD Kecamatan Pucanglaban, Sumanto, yang memaparkan secara komprehensif pentingnya pemeringkatan BUMDes dalam mendorong profesionalisme pengelolaan usaha desa. Ia menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola dan akuntabilitas BUMDes.
Menurut Sumanto, pemeringkatan BUMDes menjadi instrumen penting dalam evaluasi mandiri sekaligus referensi bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam pengambilan kebijakan. Data yang tersaji diharapkan mampu memberikan gambaran nyata terkait kondisi kelembagaan dan perkembangan usaha BUMDes.
“Dengan adanya sistem dashboard pemeringkatan, setiap BUMDes dituntut menyajikan data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sumanto memaparkan secara detail tahapan pengisian dashboard, mulai dari input data kelembagaan, laporan keuangan, hingga indikator perkembangan usaha. Para peserta juga diberikan kesempatan praktik langsung agar lebih memahami sistem yang digunakan.
“Pelatihan ini sangat penting agar pengurus BUMDes tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengisian data secara mandiri dan tepat,” pungkasnya.
Kegiatan bimtek berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan melalui kegiatan ini, kualitas pengelolaan BUMDes di Kecamatan Pucanglaban semakin meningkat serta mampu berkontribusi optimal terhadap perekonomian desa. (DN’97)


