suaramerahputih.id // Tulungagung – Ratusan warga yang tergabung dalam organisasi 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera menggelar aksi damai di Kantor Bupati Tulungagung, Jumat (5/6/2026), untuk mengawal percepatan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung, khususnya ruas jalan Wonorejo–Pagerwojo yang selama bertahun-tahun menjadi aspirasi masyarakat.
Sejak pagi, suasana di kawasan Kantor Bupati Tulungagung tampak lebih ramai dari biasanya. Aparat keamanan dari berbagai unsur disiagakan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung tertib dan kondusif. Sekitar 500 peserta aksi terlebih dahulu berkumpul di GOR Lembu Peteng sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan daerah.
Massa berasal dari berbagai kecamatan, di antaranya Pagerwojo, Wonorejo, Sendang, Rejotangan, Ngunut, Karangrejo, Pucanglaban, hingga Tanggunggunung. Aksi tersebut juga mendapat dukungan dari pengurus DPD 212 Provinsi Jawa Timur.
Setibanya di Kantor Bupati, sebanyak 20 perwakilan masyarakat diterima untuk melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait percepatan pembangunan jalan, terutama akses Wonorejo–Pagerwojo serta sejumlah ruas jalan lain yang dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang hadir dalam audiensi menjelaskan bahwa pembangunan jalan lingkar utara Desa Wonorejo telah masuk dalam rencana pelaksanaan tahun 2026. Namun, pemerintah daerah masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan administrasi dan perizinan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek legalitas dan tata kelola anggaran agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Sementara itu, Ketua Umum 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana atau yang akrab disapa Mas Dana, menegaskan bahwa masyarakat menginginkan kepastian dan realisasi pembangunan yang dapat dirasakan secara nyata.
Ia berharap seluruh proses pembangunan maupun kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara terbuka sehingga tercipta kepercayaan dan sinergi antara pemerintah dengan warga.
Senada dengan itu, Koordinator Desa 212 Wonorejo sekaligus Wakil Ketua DPC 212 Tulungagung, Mas Beni, menyampaikan bahwa perjuangan masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang layak telah berlangsung selama puluhan tahun. Karena itu, ia berharap pembangunan yang telah direncanakan benar-benar dapat direalisasikan dan menjadi solusi atas persoalan infrastruktur yang selama ini dihadapi warga.
Dalam audiensi tersebut juga disepakati bahwa perwakilan masyarakat akan dilibatkan dalam proses pengawalan pembangunan bersama pemerintah daerah dan dinas terkait, termasuk apabila diperlukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah pusat.
Menutup pertemuan, Mas Dana menegaskan bahwa aksi damai yang dilakukan bukanlah bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan wujud partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pembangunan dan memastikan birokrasi bekerja sesuai harapan publik.
Aksi dan audiensi berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh dialog. Masyarakat berharap pertemuan tersebut menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini dinantikan, sehingga mampu meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan selatan Kabupaten Tulungagung.
Pewarta : Munardi5758


