suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG – Suasana penuh keceriaan dan semangat anak-anak mewarnai penutupan rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Bertempat di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Jumat (11/9/2026), ratusan siswa dan siswi Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Pagerwojo tampil bersama dalam kegiatan tari massal.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri sekaligus mengenal dan mencintai seni serta budaya bangsa sejak usia dini.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pagerwojo bersama Ketua TP PKK Kecamatan Pagerwojo, Ibu Wahyu Yuniarko, Danramil Pagerwojo didampingi Ketua Persit beserta anggota, Kapolsek Pagerwojo beserta jajaran, Kepala Desa Mulyosari Agil Wilusan bersama Ketua TP PKK Desa Mulyosari, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Pagerwojo.
Hadir pula Kepala Puskesmas, jajaran UPT/UPASP, para kepala sekolah dan guru, guru pembimbing TK dan PAUD, wali murid, serta para peserta tari massal dari berbagai lembaga TK dan PAUD di wilayah Kecamatan Pagerwojo.
Sebelum pertunjukan dimulai, Ketua TP PKK Kecamatan Pagerwojo, Ibu Wahyu Yuniarko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia kemudian secara resmi membuka kegiatan tari massal.
Menurutnya, kegiatan seni seperti tari massal memiliki nilai positif bagi proses tumbuh kembang anak. Melalui seni tari, anak-anak tidak hanya belajar bergerak dan berekspresi, tetapi juga dilatih untuk bekerja sama, membangun rasa percaya diri, serta mengenal kekayaan budaya bangsa.

“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Karena itu, anak-anak harus diberikan ruang yang luas untuk bermain, berkarya, berkreasi, serta mengembangkan bakat dan potensinya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengenalan budaya sejak usia dini merupakan bagian penting dalam membangun kecintaan generasi muda terhadap bangsa. Menurutnya, kegiatan yang dikemas secara menyenangkan akan membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri sekaligus memiliki kepedulian terhadap budaya Indonesia.
Sementara itu, Kepala Desa Mulyosari, Agil Wilusan, didampingi istrinya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia, seluruh undangan, para wali murid dan pendamping, serta seluruh anak-anak TK dan PAUD yang telah berpartisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih juga kepada seluruh undangan, wali murid, para pendamping, dan anak-anak TK serta PAUD se-Kecamatan Pagerwojo yang telah hadir dan ikut menyemarakkan kegiatan ini,” tuturnya.
Penampilan tari massal yang melibatkan anak-anak usia dini tersebut berlangsung meriah. Keceriaan para peserta berpadu dengan dukungan para guru, pendamping, dan orang tua yang hadir memberikan semangat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat ditanamkan sejak dini melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Dari panggung sederhana di Desa Mulyosari, anak-anak Pagerwojo menunjukkan bahwa kecintaan terhadap seni, budaya, kebersamaan, dan bangsa dapat mulai tumbuh dari langkah-langkah kecil mereka. (Munardi5758)
