suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG — Pemerintah Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menggelar acara pelepasan purna tugas perangkat desa di Aula Balai Desa Pucanglaban, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum penuh haru untuk melepas Jemani, yang telah mengabdi selama 24 tahun sebagai staf Kaur Perencanaan Desa Pucanglaban.
Acara dihadiri Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., M.M., Kepala Desa Pucanglaban Maduki beserta seluruh perangkat desa, Ketua PPDI Kecamatan Pucanglaban, BPD, LPM, serta sejumlah warga dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pucanglaban Maduki menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian Jemani selama menjalankan tugas sebagai perangkat desa. Maduki juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bekerja bersama terdapat kesalahan maupun kekhilafan.
Sementara itu, Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., M.M., memberikan penghargaan atas pengabdian Jemani selama 24 tahun. Menurutnya, masa purna tugas merupakan bagian dari perjalanan pengabdian yang pasti akan tiba pada waktunya.
“Purna tugas ini secara administratif memang mengakhiri tugas sebagai perangkat desa, tetapi sumbangsih dan pemikiran Pak Jemani masih sangat kami harapkan. Semoga silaturahmi dan kontribusi untuk Desa Pucanglaban tetap terjaga,” ungkap Setiono.

Pesan dan kesan juga disampaikan perwakilan PPDI Kecamatan Pucanglaban, Wagiman, yang juga merupakan Sekretaris Desa Panggunguni. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi Jemani serta memohon maaf apabila selama kebersamaan dalam organisasi PPDI terdapat kesalahan maupun kekhilafan.
Dalam kesempatan tersebut, Jemani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerja sama dan kebersamaan selama dirinya mengabdi di Pemerintah Desa Pucanglaban. Ia juga memohon maaf apabila selama 24 tahun menjalankan tugas terdapat kekurangan dan kesalahan.
Jemani berharap kebersamaan dalam mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Pucanglaban tetap terjalin meski dirinya telah memasuki masa purna tugas.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian tali asih sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih Pemerintah Desa Pucanglaban atas pengabdian Jemani selama lebih dari dua dekade.
Acara berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan haru, sekaligus menjadi penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian seorang perangkat desa yang telah mendedikasikan sebagian hidupnya untuk masyarakat Desa Pucanglaban. (DN’97)
