Home Blog

Surani Al Gandos Resmi Purnatugas, Hendri Kriswantoro Dilantik Sebagai Penjabat Kepala Desa Sumberbendo

0

suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG — Pemerintah Desa Sumberbendo, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menggelar acara pemberhentian Kepala Desa Sumberbendo dan pengangkatan Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sumberbendo pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di balai desa setempat itu menjadi momentum penting dalam memastikan keberlangsungan roda pemerintahan desa setelah kepala desa sebelumnya mengundurkan diri.

Acara dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tulungagung, Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., beserta jajaran, Kapolsek Pucanglaban bersama anggota, Danramil 0807/19 Pucanglaban beserta anggota, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA), seluruh kepala desa, sekretaris desa dan TP PKK se-Kecamatan Pucanglaban, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Kepala Desa Sumberbendo sebelumnya, seluruh perangkat desa, BPD, LPM, pendamping lokal desa, ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pergantian kepemimpinan desa dilakukan setelah Kepala Desa Sumberbendo, Surani Al Gandos, mengajukan pengunduran diri karena kondisi kesehatan yang tidak lagi memungkinkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Untuk menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan desa, pemerintah menunjuk Hendri Kriswantoro, S.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Trantib Kecamatan Pucanglaban, sebagai Penjabat Kepala Desa Sumberbendo.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung oleh perwakilan Dinas PMD Kabupaten Tulungagung, pengambilan sumpah jabatan Penjabat Kepala Desa, penandatanganan berita acara, serta penyampaian sambutan dari para pejabat yang hadir.

Dalam sambutan perdananya sebagai Penjabat Kepala Desa Sumberbendo, Hendri Kriswantoro, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia juga memohon dukungan, bimbingan, dan kerja sama dari seluruh masyarakat serta elemen desa agar mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Saya memohon doa, dukungan, serta masukan dari seluruh masyarakat Desa Sumberbendo. Amanah ini tidak akan dapat dijalankan tanpa kebersamaan. Saya berharap dapat melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh kepala desa sebelumnya dan bersama-sama membawa Desa Sumberbendo menjadi lebih maju, transparan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Pucanglaban, Setiono, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat kepada Hendri Kriswantoro atas amanah yang diemban sebagai Penjabat Kepala Desa Sumberbendo. Ia juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Surani Al Gandos atas dedikasi serta pengabdiannya selama memimpin Desa Sumberbendo.

Dalam arahannya, Setiono berharap Penjabat Kepala Desa yang baru segera melakukan konsolidasi dengan seluruh unsur pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip transparansi, profesionalisme, dan keadilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Penjabat Kepala Desa harus mampu menjadi pemimpin yang merangkul semua pihak, berdiri di tengah-tengah masyarakat, menjaga netralitas, serta mengedepankan transparansi dalam setiap pelaksanaan program pembangunan maupun pelayanan publik,” pesannya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai penutup, kemudian dilakukan penyerahan cendera mata kepada Surani Al Gandos sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Desa Sumberbendo.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Dengan dilantiknya Penjabat Kepala Desa yang baru, diharapkan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, serta pelaksanaan pembangunan di Desa Sumberbendo dapat terus berjalan secara optimal demi mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (DN’97)

LBMNU MWCNU Tulungagung Timur Bahas Problematika Aktual Hukum Islam Di Kalidawe

0

suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG – Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tulungagung Timur menggelar musyawarah keagamaan bertema “Solusi Problematika Aktual Hukum Islam” di Masjid Al Fitri, Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut diikuti para ulama, kiai, ustaz, serta pengurus LBMNU dari lima wilayah MWCNU, yakni Kecamatan Ngunut, Sumbergempol, Rejotangan, Kalidawir, dan Pucanglaban. Forum ini menjadi wadah untuk mengkaji sekaligus merumuskan solusi atas berbagai persoalan hukum Islam yang berkembang di tengah masyarakat.

Musyawarah berlangsung dalam suasana ilmiah dan penuh kekeluargaan. Setiap persoalan dibahas melalui pendekatan fikih yang berlandaskan Al-Qur’an, hadis, ijma’, qiyas, serta pendapat para ulama dalam kitab-kitab turats (kitab kuning), sehingga keputusan yang dihasilkan memiliki landasan keilmuan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salah seorang anggota LBMNU dari tuan rumah Desa Kalidawe, Imam Suhadak, M.Pd.I., menjelaskan bahwa Bahtsul Masail merupakan tradisi intelektual Nahdlatul Ulama dalam menjawab berbagai persoalan keagamaan yang belum memiliki kesepakatan hukum atau masih menjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang musyawarah bagi para ulama untuk mencari solusi terbaik terhadap berbagai problematika aktual hukum Islam yang dihadapi umat, dengan tetap berpegang teguh pada metodologi pengambilan hukum yang telah menjadi tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

“Bahtsul Masail adalah forum ilmiah para ulama untuk bermusyawarah dalam menentukan hukum Islam terhadap persoalan-persoalan yang masih diperselisihkan. Seluruh pembahasan dilakukan secara mendalam dengan merujuk pada sumber-sumber hukum Islam yang mu’tabar,” ujar Imam Suhadak.

Selain dikenal sebagai ulama dan pendakwah, Imam Suhadak juga merupakan dosen, Modin Desa Kalidawe, serta salah seorang pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Melalui kegiatan tersebut, LBMNU MWCNU Tulungagung Timur berharap mampu memberikan panduan hukum Islam yang relevan terhadap dinamika kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat tradisi musyawarah ilmiah sebagai ciri khas Nahdlatul Ulama dalam menjawab berbagai persoalan keagamaan secara arif, moderat, dan berlandaskan dalil yang kuat. (DN’97)

 

Syukuran Warga Baru PSHT Kalidawe Diwarnai Santunan Anak Yatim, Tangis Haru Warnai Kebersamaan “Pelangi Lotus’26”

0

suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG – Rasa syukur atas disahkannya menjadi warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) diwujudkan dengan cara yang penuh makna oleh warga baru PSHT Rayon Kalidawe, Ranting Pucanglaban, Cabang Tulungagung Pusat Madiun. Mereka menggelar tasyakuran yang dipadukan dengan kegiatan mengaji bersama dan santunan anak yatim di Aula Balai Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (11/7/2026).

Balai desa yang selama ini menjadi tempat latihan para calon warga PSHT menjadi saksi lahirnya rasa syukur sekaligus kepedulian sosial dari 30 warga baru yang tergabung dalam angkatan “Pelangi Lotus’26”. Sejak awal mengikuti latihan hingga resmi disahkan sebagai warga PSHT, mereka tetap solid, menjaga kekompakan, dan menumbuhkan semangat persaudaraan yang kuat.

Tidak hanya merayakan keberhasilan menjadi bagian dari keluarga besar PSHT, para warga baru juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui pemberian santunan kepada 13 anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai luhur PSHT tidak hanya diajarkan di tempat latihan, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui aksi nyata.

Sebelum santunan dimulai, seluruh peserta mengikuti prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas nikmat, keselamatan, dan keberhasilan menyelesaikan seluruh tahapan hingga pengesahan sebagai warga PSHT.

Suasana haru begitu terasa ketika satu per satu anak yatim maju menerima santunan. Isak tangis pecah di tengah ruangan. Banyak tamu undangan, warga PSHT, hingga keluarga yang hadir tampak menundukkan kepala sambil meneteskan air mata, larut dalam suasana penuh kasih sayang dan kebersamaan.

Pelatih tetap Rayon Kalidawe yang akrab disapa Mas Dono mengaku bangga dan terharu melihat semangat persaudaraan serta jiwa sosial yang terus tumbuh dalam diri anak didiknya. Menurutnya, kekompakan yang terbangun sejak masa latihan hingga setelah pengesahan merupakan modal penting untuk menjaga nama baik organisasi.

Ia berpesan agar para warga baru senantiasa mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menjadi warga PSHT yang mampu memahami, menghargai, dan memberi manfaat di berbagai bidang kehidupan.

“Eratkan tali persaudaraanmu, tumbuhkan jiwa sosialmu, dan jadilah warga PSHT yang bisa mengerti,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan warga baru menyampaikan rasa terima kasih kepada pelatih tetap beserta seluruh pelatih yang telah membimbing mereka dengan penuh kesabaran hingga resmi menjadi warga PSHT.

Usai kegiatan santunan, acara dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Al Ustadz Imam Suhadak, M.Pd.I., yang juga merupakan salah seorang warga baru angkatan Pelangi Lotus’26.

Dalam tausiyahnya, Imam Suhadak mengungkapkan rasa syukur karena selama mengikuti proses latihan PSHT dirinya menemukan banyak pelajaran berharga. Ia menilai nilai-nilai yang diajarkan dalam Persaudaraan Setia Hati Terate selaras dengan ajaran agama Islam, terutama tentang akhlak, persaudaraan, saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, melalui PSHT dirinya memperoleh keluarga besar yang diikat oleh persaudaraan yang tulus dan abadi, sehingga kehadiran organisasi ini bukan hanya sebagai wadah pembinaan pencak silat, tetapi juga tempat membangun karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kegiatan tasyakuran tersebut dihadiri Camat Pucanglaban, Kapolsek Pucanglaban, Danramil Pucanglaban, Kepala Desa Kalidawe, tiga warga PSHT Tingkat II dari Dewan Cabang PSHT Cabang Tulungagung, pendiri PSHT Ranting Pucanglaban yang hadir langsung dari Madiun, Ketua Ranting PSHT Pucanglaban, Ketua Rayon PSHT Kalidawe beserta jajaran pengurus dan anggota, 13 anak yatim bersama para wali pendamping, 30 warga baru angkatan Pelangi Lotus’26, serta puluhan warga PSHT lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Tasyakuran tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas lahirnya warga baru PSHT Tahun 2026, tetapi juga menjadi cerminan bahwa nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate terus hidup melalui semangat persaudaraan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. DN’97

Kecamatan Pucanglaban Resmi Buka KKN UIN SATU Tulungagung 2026, Usung Tema “Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”

suaramerahputih.id // Pucanglaban – Pemerintah Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung dengan mengusung tema Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”. Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pucanglaban, Jumat (17/7/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., Kapolsek Pucanglaban AKP Tarmadi, S.H., Danramil 0807/19 Pucanglaban Kapten Czi. Permadi, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., delapan kepala desa se-Kecamatan Pucanglaban, serta 24 mahasiswa perwakilan peserta KKN yang akan diterjunkan ke desa-desa lokasi pengabdian.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., secara simbolis menyerahkan para mahasiswa kepada Pemerintah Kecamatan Pucanglaban untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap para mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam mendorong kemajuan desa.

Menurutnya, pelaksanaan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat, khususnya melalui penguatan literasi digital dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta KKN. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan energi baru serta melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan desa.

Setiono juga mengajak seluruh pemerintah desa untuk memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa agar seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan terhadap pelaksanaan KKN juga disampaikan oleh Kapolsek Pucanglaban AKP Tarmadi, S.H., dan Danramil 0807/19 Pucanglaban Kapten Czi. Permadi. Keduanya berharap para mahasiswa dapat menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjunjung tinggi etika selama berada di lokasi KKN, serta ikut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui tema Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan”, pelaksanaan KKN Tahun 2026 diharapkan mampu mendorong peningkatan pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Acara pembukaan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan ditutup dengan penyerahan mahasiswa KKN secara simbolis, foto bersama, serta doa sebagai tanda dimulainya pengabdian mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung di wilayah Kecamatan Pucanglaban. (DN’97)

Pemdes Panggungkalak Salurkan BLT Dana Desa Juli – Agustus 2026 Kepada 9 KPM

0

suaramerahputih.id // Tulungagung – Pemerintah Desa Panggungkalak, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga yang berhak menerima pada Kamis (9/7/2026). Penyaluran bantuan yang berlangsung di Aula Balai Desa Panggungkalak tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara langsung oleh Pemerintah Desa Panggungkalak dengan didampingi Pendamping Lokal Desa guna memastikan proses distribusi bantuan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut, bantuan disalurkan untuk alokasi bulan Juli dan Agustus 2026 kepada 9 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan sesuai ketentuan dan hasil pendataan pemerintah desa.

Kepala Desa Panggungkalak, Surani Al Djiman, menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sebagai upaya menjaga daya beli dan meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.

Ia berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga penerima.

“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan dipergunakan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan keluarga. Pemerintah desa akan terus berupaya menyalurkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ujar Surani Al Djiman.

Selama proses penyaluran, seluruh penerima bantuan mengikuti tahapan administrasi sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif, serta mendapat pendampingan dari perangkat desa dan Pendamping Lokal Desa untuk memastikan seluruh bantuan diterima oleh KPM yang berhak.

Melalui penyaluran BLT Dana Desa ini, Pemerintah Desa Panggungkalak berharap program bantuan sosial yang bersumber dari Dana Desa dapat terus menjadi instrumen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga yang membutuhkan. (DN’97)

Pemdes Panggungkalak Gelar Monitoring Dan Evaluasi Stunting Semester 1 2026, Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Sehat

0

suaramerahputih.id // Tulungagung – Pemerintah Desa Panggungkalak, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Stunting Semester I Tahun Anggaran 2026 di Aula Balai Desa Panggungkalak, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat komitmen percepatan penurunan angka stunting melalui sinergi lintas sektor.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Panggungkalak beserta seluruh perangkat desa, Ketua TP PKK Kecamatan Pucanglaban, bidan desa, pendamping lokal desa, seluruh anggota TP PKK Desa Panggungkalak, kader Posyandu, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang selama ini berperan aktif dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat.

Monitoring dan evaluasi dilaksanakan sebagai bentuk penilaian terhadap capaian program penanganan stunting yang telah berjalan selama Semester I Tahun Anggaran 2026. Selain mengevaluasi hasil yang telah dicapai, forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas program pada semester berikutnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panggungkalak menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga pada peran aktif tenaga kesehatan, kader Posyandu, TP PKK, serta dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat.

Ia mengapresiasi dedikasi seluruh kader kesehatan dan TP PKK yang selama ini terus mendampingi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pendampingan bagi ibu hamil dan keluarga berisiko stunting.

Sementara itu, dalam sesi evaluasi, para peserta membahas perkembangan pelaksanaan program, kondisi kesehatan balita, upaya peningkatan layanan Posyandu, serta strategi penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan pola hidup sehat sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Desa Panggungkalak berharap seluruh program percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama pembangunan desa di masa mendatang. (DN’97)

Ritual Sedekah Bumi Larung Sesaji Di Pantai Kedung Tumpang, Pemdes Pucanglaban Lestarikan Budaya Leluhur

suaramerahputih.id // Tulungagung – Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti kawasan wisata Pantai Kedung Tumpang, Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, saat Pemerintah Desa Pucanglaban menggelar tradisi adat Sedekah Bumi Larung Sesaji, Sabtu (12/7/2026). Ritual budaya yang rutin dilaksanakan setiap bulan Suro tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki sekaligus ikhtiar menjaga kelestarian tradisi warisan leluhur.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu dihadiri Camat Pucanglaban beserta jajaran, Kapolsek Pucanglaban bersama anggota, Danramil 0807/19 Pucanglaban beserta anggota, Kepala Desa Pucanglaban beserta seluruh perangkat desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), jajaran BUMDes Pucanglaban, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Karang Taruna, TP PKK, serta ratusan warga dan tamu undangan.

Tradisi Sedekah Bumi Larung Sesaji merupakan agenda budaya tahunan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Desa Pucanglaban. Selain menjadi bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi dan rezeki yang diperoleh, ritual ini juga menjadi simbol harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Dalam prosesi tersebut, masyarakat menyiapkan beragam sesaji berupa tumpeng, kepala kambing, aneka buah-buahan, serta hasil bumi berupa sayur-sayuran yang disusun secara khusus sebagai bagian dari ritual adat sebelum akhirnya dilarungkan ke laut.

Kepala Desa Pucanglaban, Maduki, mengatakan bahwa tradisi Sedekah Bumi Larung Sesaji merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis, spiritual, dan sosial yang sangat tinggi sehingga harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Tradisi ini merupakan budaya warisan leluhur yang perlu terus kita lestarikan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Pucanglaban,” ujar Maduki.

Setelah seluruh rangkaian doa dan prosesi adat selesai dilaksanakan, ratusan warga secara bergotong royong memikul berbagai tumpeng, hasil bumi, buah-buahan, dan sesaji lainnya. Dengan iringan doa serta nuansa penuh khidmat, rombongan kemudian berjalan menuju bibir Pantai Kedung Tumpang untuk melaksanakan prosesi puncak, yakni larung sesaji ke tengah laut.

Prosesi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun pengunjung yang memadati kawasan pantai. Selain memiliki makna spiritual, ritual ini juga menjadi salah satu aset budaya yang mampu memperkuat potensi wisata berbasis tradisi di Desa Pucanglaban.

Pelaksanaan Sedekah Bumi Larung Sesaji tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Pemerintah Desa Pucanglaban berharap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal, sekaligus menjadi media edukasi bagi generasi muda agar tetap mencintai, menjaga, dan meneruskan nilai-nilai luhur budaya bangsa. (DN’97)

Pemdes Bendo Salurkan BLT Dana Desa Kepada Tujuh KPM, Wujud Kepedulian Bagi Warga Yang Membutuhkan

0

suaramerahputih.id // Tulungagung – Pemerintah Desa Bendo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga yang berhak menerima. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Aula Balai Desa Bendo.

Program BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerima manfaat (KPM), sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bendo, Maryadi, S.Pd., didampingi Pendamping Lokal Desa. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 7 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tunai dengan nominal Rp200.000 untuk masing-masing penerima.

Dalam sambutannya, Maryadi menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa merupakan amanah yang harus dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Meskipun nominalnya tidak besar, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Maryadi.

Ia juga mengingatkan kepada para penerima agar menggunakan bantuan secara bijaksana dan memprioritaskan kebutuhan yang paling penting, sehingga manfaat dari program BLT Dana Desa benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Selama proses penyaluran berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Seluruh bantuan diserahkan langsung kepada para penerima dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Melalui program BLT Dana Desa ini, Pemerintah Desa Bendo berharap kehadiran pemerintah dapat terus dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pewarta : Munardi5758

Desa Panggunguni Gelar Evaluasi Stunting Dan Pembinaan Kader Kesehatan, Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Sehat

0

suaramerahputih.id // Tulungagung – Pemerintah Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menggelar kegiatan Evaluasi Stunting dan Pembinaan Kader Kesehatan Desa pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Aula Balai Desa Panggunguni ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting.

Acara tersebut dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kesmas) Kecamatan Pucanglaban, Kepala Desa Panggunguni beserta seluruh perangkat desa, bidan desa, pendamping lokal desa, Ketua TP PKK beserta jajaran pengurus, serta para kader kesehatan desa yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panggunguni, Usman, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat.

Menurutnya, kader kesehatan memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pemantauan tumbuh kembang balita, serta mendampingi ibu hamil dan keluarga agar memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pola hidup sehat.

“Melalui kegiatan evaluasi dan pembinaan ini, kami berharap seluruh kader kesehatan semakin meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan generasi Desa Panggunguni yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Usman.

Selain menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan dan penguatan kapasitas kader kesehatan desa. Berbagai materi disampaikan guna meningkatkan pemahaman kader mengenai strategi pencegahan stunting, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di desa.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dan penyampaian berbagai masukan dari peserta terkait kondisi kesehatan masyarakat di lapangan. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Panggunguni.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa Panggunguni optimistis mampu mewujudkan desa yang lebih sehat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta melahirkan generasi yang unggul dan bebas dari stunting. (DN’97)

Desa Panggunguni Bentuk Panitia Pengisian BPD, Awali Tahapan Demokrasi Desa Yang Transparan Dan Partisipatif

0

suaramerahputih.id // Tulungagung – Pemerintah Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menggelar Musyawarah Desa untuk menetapkan jumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sekaligus membentuk Panitia Pengisian BPD. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/6/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Aula Balai Desa Panggunguni.

Musyawarah ini menjadi tahapan penting dalam proses pengisian keanggotaan BPD sebagai lembaga yang memiliki fungsi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, mulai dari menampung aspirasi masyarakat, membahas peraturan desa, hingga mengawasi jalannya pemerintahan desa secara demokratis.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Pucanglaban, Kepala Desa Panggunguni beserta seluruh perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, seluruh anggota BPD, unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap jalannya musyawarah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panggunguni, Usman, menegaskan pentingnya membangun proses pengisian BPD yang mengedepankan prinsip keterbukaan, keadilan, dan akuntabilitas. Menurutnya, keberadaan BPD yang kuat akan menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Usman juga menyampaikan pesan yang menjadi semangat dalam pelaksanaan pengisian BPD, yakni Transparan dalam pengawasan, adil dalam kebijakan, BPD kuat, desa bermartabat.” Tema tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh panitia maupun calon anggota BPD agar proses yang berjalan benar-benar menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

Melalui musyawarah tersebut, peserta menyepakati jumlah anggota BPD yang akan diisi sekaligus membentuk panitia pengisian BPD yang bertugas melaksanakan seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan terbentuknya panitia pengisian BPD, Pemerintah Desa Panggunguni berharap seluruh proses selanjutnya dapat berlangsung secara tertib, objektif, transparan, dan partisipatif, sehingga menghasilkan anggota BPD yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendukung kemajuan Desa Panggunguni.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Musyawarah ini menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam memperkuat kehidupan demokrasi di tingkat desa serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. (DN’97)