Spektakuler..!! 156 Penari Reog Kendang Tampil Serentak, Pecahkan Rekor Semarak HUT RI Ke-81 Di Pucanglaban

suaramerahputih.id // Pucanglaban – Lapangan Desa Sumberdadap, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, menjadi saksi pertunjukan budaya yang memukau pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2026). Sebanyak 156 penari Reog Kendang tampil secara serentak sebelum dimulainya prosesi penurunan bendera Merah Putih.

Penampilan ratusan penari tersebut menjadi salah satu suguhan paling spektakuler dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Pucanglaban. Bahkan, pertunjukan tersebut disebut menjadi kali pertama Kecamatan Pucanglaban menghadirkan ratusan penari Reog Kendang dalam satu panggung dan waktu yang sama.

Sebanyak 156 penari tersebut merupakan siswa-siswi dari 26 sekolah, mulai jenjang SD, SMP, hingga MTs yang berada di wilayah Kecamatan Pucanglaban. Mereka tampil kompak dengan gerakan yang serempak, menghadirkan perpaduan antara seni tradisional, semangat generasi muda, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Baca Juga  Ngopi Bareng Forkopimcam Pucanglaban Dengan Paguyuban Pencak Silat, Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial Di Wilayah Pucanglaban

Alunan musik khas Reog Kendang berpadu dengan gerakan para penari yang energik. Ratusan siswa tampak percaya diri menampilkan setiap gerakan di hadapan masyarakat yang memadati Lapangan Desa Sumberdadap.

Penampilan tersebut juga menjadi wujud nyata upaya Forkopimcam Pucanglaban dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kesenian tradisional kepada generasi muda. Reog Kendang tidak hanya ditampilkan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan budaya agar warisan kesenian daerah tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.

Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., M.M., bersama Kapolsek Pucanglaban AKP Tarmadi, S.H., dan Danramil 0807/19 Pucanglaban Kapten Cke Permadi, tampak menyaksikan langsung penampilan tersebut. Ketiganya terlihat bangga dan terharu melihat semangat para pelajar yang mampu menyuguhkan pertunjukan budaya secara kolosal.

Baca Juga  Ratusan Warga Gelar Aksi Damai 212, Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Wonorejo - Pagerwojo

Apresiasi pun disampaikan oleh ketiga pimpinan Forkopimcam Pucanglaban. Mereka menilai penampilan tersebut tidak hanya memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda di Pucanglaban memiliki potensi besar dalam bidang seni dan budaya.

“Ini luar biasa. Kami sangat bangga dan terharu melihat anak-anak bisa tampil bersama dengan penuh semangat. Ini menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Pucanglaban sekaligus bentuk nyata kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah,” ungkap Setiono.

Antusiasme masyarakat pun begitu terasa. Warga yang hadir tampak terkejut sekaligus kagum menyaksikan ratusan penari bergerak serempak dalam satu pertunjukan. Sorak, tepuk tangan, dan apresiasi spontan terdengar dari berbagai penjuru lapangan.

Bagi masyarakat Pucanglaban, pertunjukan tersebut menjadi pengalaman yang istimewa. Penampilan 156 penari dalam satu waktu tidak hanya menyuguhkan tontonan yang menghibur, tetapi juga menghadirkan kebanggaan tersendiri karena kesenian tradisional mampu tampil megah di tengah momentum perayaan kemerdekaan.

Baca Juga  Semarak Hari Santri Nasional Di Pagerwojo : Santri Siap Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Pertunjukan Reog Kendang kolosal tersebut akhirnya menjadi salah satu momen yang paling dikenang dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Pucanglaban. Dari lapangan desa, semangat kemerdekaan tidak hanya dikibarkan melalui Sang Saka Merah Putih, tetapi juga melalui gerak seni dan budaya yang diwariskan kepada generasi penerus. (DN’97)

Tulungagung
overcast clouds
24.9 ° C
24.9 °
24.9 °
92%
2.5m/s
100%
Wed
25 °
Thu
35 °
Fri
32 °
Sat
29 °
Sun
29 °

Latest Post

Popular