suaramerahputih.id // Tulungagung – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung terus memantapkan persiapan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Sosialisasi Teknis Pelaksanaan TKA yang diikuti perwakilan sekolah negeri dan swasta se-Kabupaten Tulungagung, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Bidang Pembinaan Ketenagaan, Kurikulum, Bahasa, dan Perizinan (PKKBP) tersebut diikuti sebanyak 107 peserta dari 48 SMP negeri dan swasta. Sosialisasi ini menjadi tahap awal guna memastikan kesiapan satuan pendidikan sebelum memasuki tahapan gladi bersih hingga pelaksanaan ujian utama.
Kepala Bidang PKKBP Dinas Pendidikan Tulungagung, Erna Umi Safitri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman seluruh sekolah terkait mekanisme dan teknis pelaksanaan TKA.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh satuan pendidikan memiliki persepsi yang sama terkait alur dan prosedur pelaksanaan TKA, sehingga tidak terjadi kendala di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang PKKBP, Gatot Suwarno, menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai sarana memperkuat koordinasi antar sekolah. Menurutnya, kesiapan sejak dini menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan ujian.
“Persiapan yang matang sejak sekarang akan menjadi kunci sukses pelaksanaan TKA ke depan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan ruang ujian, mekanisme distribusi dan pengamanan soal, sistem pengawasan, hingga tata cara pelaporan hasil ujian.
Selain aspek teknis, panitia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan ujian. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan TKA berlangsung secara jujur, tertib, dan sesuai ketentuan.
Melalui sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung berharap seluruh SMP dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik pada tahap gladi bersih maupun ujian utama. Dengan koordinasi yang solid dan perencanaan yang matang, pelaksanaan TKA 2026 diharapkan berjalan lancar, akuntabel, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.


