suaramerahputih.id // Tulungagung – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menggelar seleksi calon penyusun naskah Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 17 Maret 2026 di aula Dinas Pendidikan tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu penyelenggaraan OSN di daerah.
Seleksi ini diikuti oleh 57 guru SD yang berasal dari 19 Unit Pelaksana Satuan Pendidikan (UPASP) di seluruh kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Para peserta merupakan perwakilan yang telah ditetapkan oleh kepala sekolah bersama Koordinator Wilayah UPASP.
Para guru tersebut terbagi secara proporsional dalam tiga bidang mata pelajaran, masing-masing Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan jumlah peserta sebanyak 19 orang di setiap bidang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Deni Susanti, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan langkah penting dalam menjaring tenaga pendidik yang memiliki kompetensi unggul, khususnya dalam penyusunan soal olimpiade.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan soal-soal OSN yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu mengasah kemampuan analitis dan berpikir kritis siswa sesuai standar olimpiade,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas naskah soal memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan daya saing peserta didik. Dengan soal yang terstruktur dan menantang, siswa diharapkan mampu berkembang dan siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi, baik provinsi maupun nasional.
Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak generasi unggul yang memiliki kapasitas intelektual dan daya saing kuat.
Melalui seleksi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung optimistis dapat menghasilkan tim penyusun naskah OSN yang profesional, sehingga kualitas pelaksanaan OSN di tingkat kabupaten semakin meningkat dan mampu melahirkan bibit-bibit berprestasi di masa mendatang.


