suaramerahputih.id // TULUNGAGUNG – Nuansa kebersamaan dan kehangatan Ramadhan mewarnai kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung yang digelar pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini turut melibatkan insan pers serta perwakilan Perkumpulan Swadaya Masyarakat (PSM) Kabupaten Tulungagung, memperkuat jalinan komunikasi lintas elemen di daerah.
Suasana akrab tampak sejak awal acara melalui ramah tamah dan dialog santai antara jajaran Kodim, wartawan, dan perwakilan PSM. Momentum tersebut tidak sekadar menjadi ajang berbagi hidangan berbuka, melainkan juga ruang strategis untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh sinergi dalam penyampaian informasi yang edukatif dan konstruktif kepada masyarakat.
Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran rekan-rekan media dan PSM. Ia juga memperkenalkan diri secara lebih dekat sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara TNI, insan pers, dan organisasi masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Momentum Ramadhan ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan komunikasi. Sinergi antara Kodim, media, dan PSM memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan teritorial serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim memaparkan salah satu program strategis yang tengah mendapatkan pendampingan dari jajaran teritorial, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak roda perekonomian desa serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis semangat gotong royong.
Menurutnya, peran TNI dalam program tersebut tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga mencakup edukasi, motivasi, serta memastikan implementasi berjalan transparan dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Dalam arahannya, Letkol Hanny Galih Satrio juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, solidaritas, serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Tantangan ke depan, kata dia, menuntut komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kerukunan dan kekompakan adalah fondasi utama. Kita harus tetap solid, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang semakin menguatkan rasa persaudaraan. Momen kebersamaan di bulan suci ini menjadi simbol bahwa kolaborasi yang harmonis antara aparat teritorial, insan pers, dan elemen masyarakat dapat menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan Kabupaten Tulungagung.
Pewarta : Munardi5758


